Glamping di Pangalengan, Healing Camping Seru di Pinggir Sungai

Glamping di Pangalengan

Glamping di Pangalengan bisa menjadi pilihan apabila sedang merencanakan cara terbaik untuk menghabiskan libur akhir pekan. Berkemah di alam terbuka tidak kalah menyenangkan dengan menginap di hotel bintang 5. Sembari menikmati pemandangan alam, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan seru lainnya.

Glamping di Pangalengan
Pexels.com

Glamping di Pangalengan, Healing Menyenangkan di Pinggir Sungai

Pangalengan merupakan kecamatan di Bandung yang terkenal dengan wisata perkebunan teh. Selain itu juga banyak objek wisata menakjubkan yang wajib dikunjungi. Salah satu wisata yang cukup populer saat ini adalah glamping.

Tidak perlu membawa perlengkapan camping karena semua kebutuhan sudah lengkap. Wisatawan hanya perlu menikmati suasana pegunungan, suara air sungai, dan bersantai. Apabila ada agenda liburan ke sekitar Bandung, wisata yang satu ini cocok dipilih untuk liburan dari padatnya kota.

Glamping Six Luxury Cabin and Café

Six Luxury Cabin and Café merupakan salah satu destinasi staycation terbaru di Bandung. Meski belum lama dibuka pada akhir tahun 2022, tempat ini menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Hadir dengan konsep penginapan dan cafe, wisatawan dapat menikmati suasana alam sambil menginap dan bersantai.

Six Luxury Cabin and Café merupakan hidden game terbaru di banding dengan enam cabin. Setiap kabinnya dapat menampung hingga enam orang. Harganya mulai Rp 1,5 jutaan per malam untuk weekdays dan Rp 1,7 jutaan per malam untuk weekend.

Untuk tambahan tamu termasuk sarapan sebesar Rp 150 ribu per malam. Sementara itu, fasilitas yang tersedia meliputi ranjang king size, ketel listrik, sarapan, galon, dua handuk, enam cangkir, pemanas air, dan enam tirai.

Bobocabin Pangalengan

Bobocabin Pangalengan menawarkan sensasi bermalam di tengah perkebunan teh hijau bersama keluarga atau teman-teman. Glamping di Pangalengan ini mendukung suasana sepi dari hiruk pikuk keramaian. Wisatawan juga akan mendapatkan fasilitas yang membuat terasa seperti di rumah sendiri.

Menurut situs resmi Bobobox, tarif menginap di Bobocabin Pangalengan mulai dari Rp 570 ribu per malamnya. Fasilitasnya termasuk WiFi, AC, toilet, hair dryer, tempat parkir, private bathroom, fire pit, communal space, kettle jug, hingga smart window.

Glamping Mutiara Rahong Hills

Glamping di Pangalengan satu ini menawarkan berkemah di pinggir sungai. Tempat ini memiliki sekitar 10 tenda yang sudah tersedia dengan berbagai fasilitas cukup lengkap. Ada area outbond, area parkir luas, dan perlengkapan barbeku.

Tarif yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai Rp 650-750 ribu per tenda berkapasitas 4 orang. Di area perkemahan ini terdapat area tenda, villa, dan cottage. Pengunjung bisa membawa tenda sendiri supaya lebih leluasa. Hutan pinus di sekeliling glamping menambah pengalaman lebih menyenangkan.

Taman Langit Pangalengan

Lokasi glamping di Pangalengan ini berada di tengah perkebunan Cukul Desa Sukaluyu di atas ketinggian 1650-1660 mdpl. Wisatawan dapat melihat keindahan alam dari atas bukit dan ada tenda yang menghadap ke arah matahari terbit.

Fasilitas yang didapatkan di Taman Langit Pangalengan ada tiket masuk, Tenda Quechua Arpenaz, sleeping bag, ekstra bed, terminal listrik, kayu bakar, toilet private, dan lampu penerangan. Untuk menginap di taman perkemahan ini tarifnya mulai Rp 700 ribu per malam untuk empat orang.

Pineus Tilu Riverside Camping

Pineus Tilu Riverside Camping berada di wilayah Bandung Selatan. Tempat ini menawarkan konsep berkemah di tengah hutan pinus dengan sungai mengalir di sekitarnya. Wisatawan dapat melirik keindahan hutan pinus yang sejuk dan rimbun.

Wisatawan akan mendapatkan pengalaman sensasi berkemah di tenda pinggir Sungai Palayangan dan Hutan Pinus Rahong Pangalengan. Tenda-tenda yang tersedia memiliki alas kayu menyatu dengan aliran sungai. Tarif menginapnya mulai Rp 650 untuk Minggu-Kamis dan Rp 850 ribu untuk hari Jumat-Sabtu.

Glamping Lakeside Kampung Singkur

Rekomendasi glamping di Pangalengan selanjutnya ini dikelola oleh Perhutani. Sungai mengalir tenang di Kampung Sungkur, sehingga cocok untuk bermain air. Kampung ini juga menjadi tempat transit arum jeram dari Situ Cileunca.

Tempat ini menyediakan tenda dan bagunan atau saung dengan konsep glamping. Tiket masuk ke area glamping ini sebesar Rp 10 ribu per orang hanya untuk bermain air dan menikmati udara sejuk. Sementara itu, untuk tarif menginapnya sekitar Rp 650-750 ribu per malam.

Namu Hejo Riverside Camping

Meski termasuk pendatang baru, wisata yang sudah ada sejak akhir 2021 ini mampu menarik perhatian wisatawan. Namu Hejo Riverside Camping berada di kawasan Hutan Pinus Rahong, Pangalengan. Konsep yang diterapkan di tempat camping ini tidak sulit.

Wisatawan hanya perlu booking dan datang ke lokasi kemudian menikmati keindahan alam. Tidak perlu khawatir dengan debit air sungai karena sudah ada pengaturan semacam irigasi yang dapat dinaik-turunkan debit airnya.

Penutup

Glamping Pangalengan pinggir sungai bisa memberikan pengalaman tak terlupakan. Berkemah di pinggir sungai dengan suasana kental akan alam dan sejuknya udara sekitar. Bersama keluarga maupun teman-teman akan terasa lebih menyenangkan. 

Bagi yang berencana mengunjungi ke Pangalengan dalam kelompok dan ingin merencanakan perjalanan dengan lebih mudah, mencari mitra perjalanan dapat menjadi solusi yang sangat membantu.

Mitra perjalanan ini bertanggung jawab untuk mengatur semua jadwal liburan sehingga perjalanan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Global Trip Adventure merupakan salah satu perusahaan penyelenggara perjalanan di Bandung yang dapat menjadi mitra ideal untuk pengalaman liburan yang menyenangkan di Glamping di Pangalengan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *